CUitCuit iS mY Live>Glitter Words
[ayu punya].cuitcuit

Rabu, 04 Juni 2008

Menyimpan magazin
dengan film
. Pemeriksaan magazin untuk menyakinkanbahwa magazin tahan terhadap sinar danmasih dapat dioperasikan sebelum disimpan.
. Pembersihan magazin film dan dipastikanmagazin bersih sebelum disimpan.
. Dipastikan bahwa ruang/tas penyimpan tahansinar dan bahwa pencampuran sisi film dapatdikenali di tas atau ruang anti cahaya.
. Identifikasi stok dan nomer kelompok filmdengan benar sebelum diikat dan disimpan.
. Penggunaan tanda ujung selama pengambilangambar untuk menghindari tindakan berakibatsia-sia.
. Perhatikan sumber, baca dan pahami bukupanduan dan melakukan penjilidan bilamanaperlu.
. Labelisasi magazin dengan mempertimbangkankerugian terhadap kondisi cuaca, bahayalingkungan dan prosedur penanganan yangbenar.
. Pengurutan sejumlah magazin untuk keperluanpersyaratan pembuatan film.
. Perhatian terhadap masalah dan kerusakan dandilakukan tindakan perbaikan yang sesuai.
. Pelengkapan dokumen dan dipastikan dokumencermat dan dapat dibaca.
Memasang magazin
pada kamera
. Bersihkan kamera untuk memastikan kamerabebas debu, pasir dan benda asing lainnya danperiksa semua fungsi dapat dioperasikansebelum menampilkan film.
. Simpan magazin yang sudah dipasang padakamera yang diperlukan.
. Pemasangan kamera dengan memberi perhatianpada kerugian karena cuaca, bahaya lingkungandan prosedur penanganan untuk menghindarikerugian selama pengikatan.
. Koordinasi terus menerus dengan personil yangrelevan dan pahami dan pastikan persyaratanfilm selama pembuatan film.
Melepas film dari
magazin
. Dipastikan ruang penyimpan/tas anti cahaya.
. Pemilihan jenis dan ukuran kaleng film untukpenyimpanan digudang dan transportasi filmyang ditayangkan.
. Penyimpanan film dan labelisasi kaleng film,dengan memberi pertimbangan pada kerugianakibat cuaca, bahaya lingkungan dan prosedurpenanganan yang benar untuk menghindarikerusakan selama pengoperasian.
. Penggunaan isolatip pada kaleng film denganaman untuk melindungi dari cahaya.
. Pembersihan magazin film dan dipastikanmagazin bersih sebelum disimpan.

Jumat, 30 Mei 2008

me_cartoon...


my soNg....

TINGGAL KENANGAN

pernah ada rasa cinta
antara kita
kini tinggal kenangan.........

ingin ku lupakan
semua tentang dirimu
namun tak lagi kan seperti dirimu oh bintang ku...

jauh kau pergi
meninggalkan diriku
disini aku merindukan dirimu....

kini ku coba mencari penggantimu
namun tak lagi kan seperti dirimu oh kekasih......

Senin, 19 Mei 2008

Cara Mengoperasikan Kamera MD 10000

Cara Mengoperasikan Kamera MD 10000

1.Menu pada Kamera MD 10000 :
SETUP - 12 bit Audio- ST- ST2
Audio Out
- Stereo-L- R
DISPLAY- ON- OFF
REMOT - OFF- VCR- VCR2
LCD Set - Yes-No
BASIC - Date/Time - OFF- D/T
DATELANGUAGE - English - China- Jepang- Arab- Iran -EspaƱol
ADVANCE - BLANK SEARCH- REC SPEED- REC STDBY- REC DATA- REPEAT PLAY
Langkah - langkah membersihkan Head Kamera :
a. masukkan kaset mini DV clean/head cleaning
b. Ubah setting kamera kedalam VCR
c. Bila telah direwind,lalu tekan tombol Play
d. Tunggu sampai proses cleaning selesai
e. Setelah proses cleaning selesai, keluarkan kaset cleaningnyakamera siap digunakan
Zoom pada Kamera ada 2 yaitu :
- 500x Digital zoom
- 10x Optical zoom
Connector yg terhubung pada kamera MD 10000 :- Port DV- Port S Video- Port kabel Video- Port kabel Audio L & R- Port Speaker Input- Port Speaker OutputLangkah - langkah memasukkan kaset mini DV pada Kamera :- Pastikan baterai terisi- Buka Tempat Kaset mini DV- Tunggu sampai tempat kaset naik dan terbuka- Jika telah terbuka, masukkan kaset, tekan kesamping, tunggu sampai ke bawah- Kemudian tutup

Jumat, 02 Mei 2008

my cartoon

Jumat, 25 April 2008

Merawat Daya Batery dan Stok Video untuk Sebuah Shooting


DESKRIPSI UNIT : Unit ini menggambarkan ketrampilan dan
pengetahuan yang dibutuhkan untuk
mengkoordinasikan persediaan video dan
memelihara persediaan baterai dalam suatu
lingkungan yang tidak memiliki jaringan listrik.

ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA

01 Mengkoordinasikan materi stok video


1.1. Koordinasi dengan personil yang relevan dan
memahami dan memastikan persyaratan stok
video untuk pengambilan gambar.
1.2. Kepastian jadwal dan rasio pengambilan
gambar dengan personil yang relevan.
1.3. Pemilihan semua stok yang dibutuhkan dan
yang dapat digunakan dan yakinkan bahwa stok
tersedia dalam jumlah cukup untuk memenuhi
kebutuhan skedul produksi.
1.4. Pemantauan stok yang ada berkaitan dengan
batas tanggal stok.
1.5. Kelengkapan semua permintaan stok yang
diperlukan dan dipastikan tersedia pada waktu
pembuatan film.
1.6. Penanganan dan penyimpanan stok video
untuk menghindari kerusakan dan perlindungan
terhadap lingkungan yang berisiko.
1.7. Kelengkapan dokumen dan labelisasi pita
kaset, menurut persyaratan perusahaan.
1.8. Kepastian semua peralatan dan stok tersedia
pada lokasi yang benar dan pada waktu
pembuatan film.
1.9. Pencatatan pengambilan gambar dan
urutannya dengan melengkapi lembar laporan
kamera dengan cermat.
1.10. Dokumentasi stok yang digunakan untuk
produksi dan stok untuk pengambilan gambar
kesimpulan.
Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi Sub Sektor Multimedia dan Audio Visual
Merawat Daya Batery dan Stok Video untuk Sebuah Shooting
1.11. Pemantauan stok dan pemberitahuan personil
terkait untuk memastikan bahwa stok masih
cukup tersedia jumlahnya selama produksi

02 Mengatur kode waktu

2.1. Pengaturan kode waktu menurut instruksi
perusahaan.
2.2. Pemilihan dan pengaturan jenis kode waktu
menurut persyaratan setelah produksi.
2.3. Pengaturan kode waktu dengan disinkronkan
dengan peralatan lain bilamana perlu.

03 Menyiapkan, mencatat videotapes dan memeriksa citra video

3.1. Pemeriksaan tape tanda gambar yang rusak
atau kotor sebelum di rekam.
3.2. Penyiapan videotape dengan marka dan nada
dan pemutaran kembali tape untuk memeriksa
rekaman.
3.3. Pemberian label semua kaset dengan cermat.
3.4. Pencatatan dan pengecekan video tape dalam
kamera untuk perekaman.
3.5. Kesiapan pengambilan gambar dengan personil
terkait.

04 Mengisi dan memelihara batery selama pembuatan film

4.1. Kepastian bahwa persediaan batery cukup dan
ada.
4.2. Battery yang akan digunakan telah diisi cukup.
4.3. Pengisian batery menurut rekomendasi
perusahaan.
4.4. Batery dicharge sehingga memenuhi
persyaratan pengambilan gambar.
4.5. Labelisasi batery menurut statusnya.

BATASAN VARIABEL


1. Lingkungan dimana multi kamera televisi digunakan meliputi:
1.1. Pada lokasi – interior
1.2. Pada lokasi – eksterior
1.3. Pada siang hari
1.4. Pada malam hari

2. Pembuatan gambar meliputi:

2.1. Penggunaan kamera tunggal
2.2. Penggunaan kamera multi

3. Jenis produksi meliputi:

3.1. Electronic Field Production (EFP)
3.2. Electronic News Gathering ENG)
3.3. Feature film
3.4. Dokumenter
3.5. Film pendek
3.6. Produksi beranimasi
3.7. Iklan
3.8. Peristiwa atau kemampuan yang difilmkan
3.9. Video musik
3.10. Program televisi dengan segala jenisnya: musik, komedi, variety show,
olah raga, dll

4. Pengoperasian kamera meliputi:
4.1. Pengoperasian dengan tangan
4.2. Alat pendukung
4.3. Kamera statis
4.4. Lensa zoom

5. Peralatan meliputi:
5.1. Kamera
5.2. Lensa
5.3. Pencahayaan
5.4. Peralatan efek khusus
5.5. Pendukung kamera misal alat tempel, crane, dolly track, penyangga
kamera

6. Jenis batery meliputi:
6.1. Ni-Cad
6.2. Lead
6.3. Acid

7. Keseimbangan meliputi:
7.1. Keseimbangan warna hitam
7.2. Keseimbangan warna putih

8. Personil yang relevan meliputi:
8.1. Supervisor
8.2. Kepala bagian
8.3. Operator kamera
8.4. Pemilik perusahaan
8.5. Pengarah fotografi
8.6. Sutradara
8.7. Produser
8.8. Crew
8.9. Pengarah teknik
8.10. Staf teknik lain
8.11. Staf spesialis lain
8.12. Manager studio

9. Laporan dapat:
9.1. Dibuat dengan komputer
9.2. Tulisan tangan

10. Dokumentasi meliputi:
10.1. Formulir permintaan stok
10.2. Laporan kesalahan
10.3. Pemberian label video dan batery
10.4. Daftar pengambilan gambar
10.5. Naskah
10.6. Jadwal produksi
10.7. Lembaran jalan

Senin, 24 Maret 2008